Festival Songkran

Festival Songkran : Arti, Asal Usul Hingga Fakta Unik

Alexis4play – Thailand mempunyai festival yang memikat perhatian pelancong dunia, namanya Festival Songkran yang disebut perayaan tahun baru Thailand. Songkran ialah perayaan tahun baru tradisionil warga Thailand, sekalian menjadi satu diantara perayaan terbesar dan paling penting di negara tersebut.

Perayaan ini populer karena salah satunya acaranya yang berbentuk festival air. Di saat itu, warga biasanya akan turun ke jalan dan sama-sama menyirami air, dapat dengan ember atau pistol air.

Jatuh pada bulan April, yakni saat temperatur Thailand tengah panas-panasnya, ritus perang air di Festival Songkran juga bergerak jadi pertunjukan rekreasi yang dinanti-nantikan oleh wisatawan yang bertandang.

Arti Songkran

Songkran terdiri dari 2 kata, yaitu song dan krant. Pada intinya, perayaan ini sebuah festival religius yang kaya adat Buddha dan Brahman. Perayaan itu mengidentifikasi akhirnya transisi 12 bulan saat matahari mengarah ke bulan April, dan secara tradisionil ada peristiwa di antara waktu panen dan menanam.

Biasanya Songkran dirayakan sepanjang 3 hari, tetapi ada pula yang rayakannya sampai satu minggu.

Baca juga : Cheese Rolling , Festival Balapan Mengambil Keju Yang Seru Asal Inggris

Asal Usul Festival Songkran

Perang air ini awalannya datang dari adat beberapa orang yang sama-sama mencipratkan air sisa membersihkan patung dengan arah memperoleh karena dan peruntungan pada tahun baru. Tetapi, bila ditelisik lebih dalam festival ini ini sendiri berakar pada Festival India kuno Pemberontakan Sankranti.

Sama seperti pada India, festival Pemberontakan Sankranti dirayakan untuk menyongsong periode peralihan matahari atau tahun baru, demikian juga di Thailand. Dikutip beragam sumber, festival air ini datang dari kata “Songkran” yang dari bahasa Sansekerta yang memiliki arti ‘bergerak’ atau ‘lewat’. Festival Songkran umumnya dengan diawali berkunjung bagian keluarga.

Beberapa warga di Thailand berkunjung biara-biara lokal untuk berdoa dan tuangkan air di patung-patung Buddha. Kemudian, mereka akan menghadiahkan makanan atau jubah baru ke beberapa biarawan yang tinggal di situ.

Seterusnya, warga di tempat akan kumpulkan air yang dituangkan dan membawa kembali lagi ke orang yang mereka sayangi. Festival Songkran yang sudah dilakukan dengan sama-sama melempar air sendiri ditujukan untuk hilangkan nasib jelek dari tahun awalnya.

Fakta Festival Songkran

Sebagai peringatan tahun baru Buddha

Tiap tahunnya Festival Songkran dirayakan sepanjang tiga hari, yakni pada 13 April – 15 April sebagai peringatan tahun baru Buddha. Tetapi, di sejumlah kota di Thailand ada yang rayakannya sampai 5 hari.

Sebagai ritual rohani dan bersihkan diri dari dosa

Untuk masyarakat Thailand, air jadi lambang bersihkan diri dari dosa dan nasib jelek. Festival Songkran dipercayai sebagai hari pembersihan diri dari semua kekeliruan di periode kemarin. Pada festival ini, beberapa masyarakat Thailand akan lakukan pencucian patung Buddha atau menyemprot air harum. Bukan itu saja, mereka akan lakukan perang air, yakni sama-sama menyiraminya air dengan pistol-pistolan air selang, maupun ember.

Ada larangan sepanjang Songkran

Saat perayaan Songkran ada pembatasan untuk menyimpan hewan dalam kandang . Maka, di hari itu burung-burung akan didiamkan keluar sangkarnya dan ikan-ikan akan dilepaskan ke alam bebas. Hewan-hewan piaraan akan dilepaskan dari kandang dan didiamkan bebas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.