Pidikala War

Pidikala War , Festival Perang Kotoran Sapi Di India

Alexis4play – Sebuah adat aneh diadakan satu hari sesudah festival musim semi di Dusun Kairuppala, India. Di hari itu, beberapa ribu masyarakat dusun yang dipisah jadi dua barisan sama-sama melemparkan kotoran sapi dalam sebuah festival yang diberi nama Perang Pidakala.

Festival unik itu dilaksanakan sebagai lambang dari sebuah perselisihan pernikahan dalam legenda India di antara Dewi Bhadrakali dengan Dewa Veerabhadraswamy. Ke-2 barisan warga dusun masing-masing sebagai wakil dewa dan dewi itu.

Kotoran sapi berterbangan penuhi langit di Dusun Kairuppala, India, saat festival ‘Pidakala War’ berjalan. Beberapa ribu warga Dusun Kairuppala dan sekelilingnya bergabung untuk sama-sama melemparkan kotoran sapi ke lainnya.

Festival ini diselenggarakan satu hari sesudah festival Ugadi –perayaan yang mengidentifikasi awalnya tahun baru dan peralihan orbit bulan– yang dituruti oleh warga Dusun Kairuppala dan desa-desa sekelilingnya di Kota Kurnool, Negara Sisi Andhra Pradesh.

Sejarahdan Arti festival “Pidikala War”

Festival Pidakala War berdasar pada cerita mitologi Hindu. Diceritakan pada zaman dahulu terjadi konflik pada pernikahan Dewi Badhrakali dan Dewa Veerabhadraswarmy . Maka sama-sama lempar kotoran sapi barusan sebagai lambang dari pertikaian pasangan Dewa-Dewi itu.

Baca juga : El Colacho, Festival Melompati Bayi Asal Spanyol

Pada akhirannya cerita itu usai berbahagia dengan pernikahan di antara Dewa Veerabhadraswamy dengan Dewi Bhadrakali. Festival Pidakala ialah wujud perayaan atas usainya perang dan acara pesta pernikahan ke-2 dewa dewi itu.

Festival sama-sama melemparkan kotoran sapi (Pidakala War) itu dipercayai akan memberi kemakmuran,datangkan hujan dan kesehatan.

Perayaan Festival Pidikala War

Mereka yang turut dipisah jadi dua barisan, yaitu mereka yang berperang untuk Dewi Bhadrakali dan barisan untuk Dewa Veerabhadraswamy, bentuk menakutkan dari Dewa Siwa Hindu.

Kotoran sapi dilempar oleh masing-masing faksi ke segi lainnya sementara keramaian orang berbaris di jalanan dan beberapa pengunjung bergabung di beberapa gedung paling dekat.

Beberapa ribu orang berdesak-desakan melihat dua barisan yang berperang, sementara anggota Kepolisian India memantau untuk pastikan tidak ada kekacauan, saat adat pertarungan yang dipercaya bawa kesehatan yang bagus.

Festival Ugadi yang dirayakan saat sebelum pertarungan kotoran sapi, untuk mengidentifikasi awalnya tahun baru dan peralihan dalam orbit bulan dalam penanggalan India.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.